Dunia Iskandar (Tembakau, Humanisme, Kepemimpinan)

Qty

Tembakau dicaci di mana-mana. Grakan global anti-tembakau dijalankan. Seiring dengan itu, petani digiring untuk tidak lagi menanam tembakau. Teori disajikan, bahwa tanaman non-tembakau jauh lebih menguntungkan. Semua itu sepaket dengan tudingan bahwa industri rokok terus-menerus merugikan petani.

Di beberapa daerah, petani tembakau mungkin memang tak kunjung sejahtera. Namun, dibanyak tempat lain, tudingan-tudingan itu bisa runtuh seketika. Di lombok, salah satunya. Gairah menanam tembakau di sana begitu tinggi, karena pencapaian ekonomi para petani akibat berkah tembakau sudah terbukti. Lebih dari itu, hubungan antara petani dan perusahaan rokok begitu mesra. Wajar saja, sebab di sana sistem kemitraan sudah berjalan mapan. Dari situlah relasi saling menguntungkan anatar petani dan industri terus dijaga . Petani tembakau di lombok pun tumbuh menjadi petani yang terampil dalam teknologi budidaya, ber-mindset entrepreneur, dan bersama mitra industri kompak berjuang menciptakan keuntungan bersama.

Di balik harmonisnya hubungan petani dan pabrikan di Lombok, ada salah satu sosok inspiratif yang punya andil besar. Haji Iskandar, namanya. Perjalanannya adalah wajah humanis industri rokok yang sangat jarang diangkat. Buku ini berkisah tentang dia.

 

Anda Harus Signin untuk menulis reviews.



Buku Lain di Kategori Biografi & Memoar

Ki Ageng Jayakarta
PUSTAKA EA
Rp 21,600.00
Galang Pustaka
Galangpress
25000.00
Anas Syahirul. A., dkk
Galangpress
Rp 36,000.00
Abdul Latief
Jogja Bangkit Publisher
Rp 36,000.00