Doktrin Agama Syekh Abd al-Karim al-Bantani Dalam Pemberontakan Petani Banten 1888

Qty

Dengan demikian, para pemberontak memahami pemberontakan tersebut sebagai jalan satu-satunya untuk melakukan protes terhadap penguasa kolonial,dimana sebelumnya mereka tidak memiliki atau tidak tersedia cara-cara yang sah untuk menyatakan protes atau perasaan tidak senang terhadap kebijakan kolonial.
Di Eropa kala senja Abad Pertengahan, agama dikambinghitamkan sebagai pembenar kesewenang-wenangan penguasa,bahkan diusir dari ruang publik,dan fungsi sosial-politiknya dikebiri. Padahal,sejatinya,ruh asli agama hadir sebagai simbol perlawanaan terhadap ketidakadilan. Ruh inilah yang ditangkap syekh"Abd Al-Karim al-Bantani.Dia menafsirkan agama secara kreatif revolusioner,yang diracik menjadi sebuah gugus ideologi perlawanan terhadap kolonial. Racikan ideologi itu-mengutip Ali Shariati- menjelma menjadi "sangkakala Israfil" yang membangkitkan jiwa-jiwa masyarakat banten untuk berdiri tegak menantang imperialis Belanda

Anda Harus Signin untuk menulis reviews.



Buku Lain di Kategori Sosial Politik

Ibnu Subiyanto
Galangpress
Rp 81,000.00
Susanti dkk
INSIST PRESS
Rp 36,000.00
Ismantoro Dwi Yuwanto
-
Rp 36,000.00
BASKARA T WARDAYA
Galangpress
50000.00